Sedang Tayang, Sinopsis Film Rumah Masa Depan : Konflik Mertua dan Menantu

banner 468x60
banner 468x60

DEPOSTSOLO.COM –  Film yang sedang tayang di bioskop kini mencuri perhatian.

Film Rumah Masa Depan menceritakan bagaimana konfilik mertua dan menantu yang masih relevan.

banner 336x280

Film ini di angkat dari novel karya Ali Shahab yang mengisahkan tentang konflik antara mertua dan menantu yang masih relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Film yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Laura Basukki, Widyawati, Bima Azriel, Ciara Brosnan, Miasha kanna dan Zayyan Sakha.

Adapun yang jadi perhatian adalah pemeran utamanya adalah Fedi Nuril sebagai Sukri dan Lauran Basuki sebagai Sutri.

Adapun sinopsis film ini menceritakan bagaimana mereka yang sedang berlibur ke Bali namun mereka harus tertunda karena Pak Muda ayahnya Sukri yang meninggal dunia.

Sukri dan Surti pun terpaksa pulang kampung halaman mereka di Cibeureum, Jawa Barat.

Sebelumnya Sukri dan Surti memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Bu Musa (Widyawati), Ibu Sukri

Bu Musa adalah sosok yang keras dan tradisional, sedangkan Surti adalah sosok yang modern dan mandiri. Konflik antara mereka pun semakin memuncak setelah kematian Pak Musa.

Sementara itu, kedua anak Sukri dan Surti, Bayu (Bima Azriel) dan Gerhana (Ciara Brosnan), mulai nyaman bertemu dengan teman-teman baru mereka di Cibeureum, yaitu Cempaka (Maisha Hanna) dan Sangaji (Zayyan Sakha).

Mereka pun mulai bertualang mencoba membantu menyelesaikan masalah keluarga.

Akhirnya, setelah melewati berbagai peristiwa, Sukri dan Surti pun mulai menyadari bahwa mereka harus saling memahami dan memaafkan, mereka pun mulai membangun hubungan yang lebih harmonis dengan Bu Musa.

Film Rumah Masa Depan berhasil mengangkat Konflik mertua dengan menantu yang masih relevan dengan kehidupan sehari hari. Konflik ini sering kali menjadi sumber masalah dalam sebuah keluarga.

BACA JUGA:  Penemu dan Pemberi Nama Internet

Film ini pun memberikan pesan positif bahwa konflik tersebut dapat di selesaikan dengan saling memahami dan memaafkan.

Selain konflik mertua dan menantu, film ini juga mengangkat tema-tema lain yang relevan dengan kehidupan sehari hari, seperti pentingnya keluarga, persahabatan, dan pengampunan.

banner 336x280