Untuk Efektivitas, Pastikan Anak Dapatkan Imunisasi pada Sub PIN Polio sebanyak 2 Kali

banner 468x60
banner 468x60

DEPOSTSOLO.COM –  Atina tampak antusias mendatangi Posyandu di Balai Desa Ngempon, Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang, Rabu (17/1/2024). Warga Ngempon ini membawa anak kembarnya Raska dan Raski yang masih berusia tujuh bulan, agar mendapatkan imunisasi polio.

Beruntung, kesempatan itu juga dihadiri Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Shinta Nana Sudjana, dan Ketua TP PKK Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha.

banner 336x280

Atina mengungkapkan, pemberitaan mengenai adanya kasus polio yang diberitakan di media, membuatnya takut. Karenanya, Atina bertekad untuk memberikan imunisasi polio secara lengkap pada anaknya.

“Biar anak sanya nggak kena polio, makanya saya ikut ini,” ungkapnya, di sela-sela Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

Penjabat Ketua TP PKK Jateng Shinta Nana Sudjana menyampaikan, Sub-PIN Polio dilakukan setelah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) polio pada 2023 di mana ditemukan beberapa kasus polio Indonesia, salah satunya di Kabupaten Klaten.

“KLB ini adalah kejadian pertama sejak Indonesia dinyatakan bebas polio pada tahun 2014. Sehingga, untuk mencegah meluasnya KLB Polio ini, di seluruh kabupaten/ kota di Indonesia wajib melaksanakan Sub-PIN Polio,” beber Shinta.

Dia menekankan, polio merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak. Hingga saat ini belum ditemukan obat yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut, sehingga penting sekali bagi anak-anak, khususnya usia 0-7 tahun, untuk mendapatkan imunisasi polio.

“Polio tidak bisa diobati, tetapi bisa dicegah dengan dua tetes manis vaksin polio. Saya mengharapkan agar semua anak usia 0 hingga 7 tahun di Jawa Tengah, bisa tervaksinasi. Dengan Target minimal 95% sehingga tercapai herd imunity terhadap penyakit polio,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Irma Makiah, menjelaskan, pada Sub-PIN Polio ini, setiap anak harus mendapatkan vaksin sebanyak dua kali, pada Januari dan Februari 2024.

banner 336x280
BACA JUGA:  Gempa Yogyakarta Dengan Kekuatan M 5,2 Terasa Hingga Solo Raya